Deploy aplikasi dari Git ke server sendiri.
aoox menjalankan build, deploy, database, domain, dan log di server milikmu — satu dashboard, tanpa vendor lock-in.
- Dibangun di atas
- Docker
- Swarm
- Traefik
- Nixpacks
- PostgreSQL
$ git push origin main → deployment#a1b2c3queued→ buildnixpacksok42s→ pushregistryok3s→ startblue/greenhealthy✓ https://app.example.com$ Semua yang dibutuhkan untuk menjalankan aplikasi di produksi.
Dibangun di atas Docker. Tidak ada runtime khusus — kalau bisa jalan di container, bisa jalan di aoox.
- dockerfile
- nixpacks
- railpack
- image
- cli
Deploy dari Git atau image
Hubungkan repo GitHub/GitLab — Dockerfile, Nixpacks, Railpack (dengan cache antar deploy), atau situs statis — dan webhook memicu deploy tiap push. Atau tarik image siap pakai dari registry, lengkap dengan update otomatis saat tag-nya berubah. Tanpa repo, CLI aoox build & push langsung dari mesinmu.
- blue/green
- healthcheck
Zero-downtime & rollback
Health check menentukan sukses/gagal. Blue/green swap tanpa putus, rollback ke image sebelumnya sekali klik.
- swarm
- replika
- rolling update
Multi-node dengan Swarm
Jadikan host manager, gabungkan node lain, jalankan aplikasi sebagai service dengan replika. Rolling update, rollback otomatis, dan penempatan per node atau label.
- postgres
- mysql
- redis
Managed database
PostgreSQL, MySQL, MariaDB, Redis per project. Referensikan kredensialnya di env, jelajahi tabel dan jalankan query dari dashboard.
- cron
- s3
- instance
Backup & restore
Database dan volume aplikasi, manual atau terjadwal, dengan retensi dan salinan ke S3. Panel sendiri pun bisa di-backup dan dipulihkan.
- traefik
- acme
Domain & TLS
Arahkan domain ke aplikasi lewat Traefik, sertifikat Let's Encrypt otomatis, cek DNS dari dashboard — di host maupun di server remote.
- ssh
- xterm
Web terminal & server remote
Shell ke host atau server lain lewat SSH dari browser. Deploy ke server remote tanpa agen tambahan.
- metrics
- alerts
Monitoring & notifikasi
Log realtime, metrik CPU/RAM host dan container dengan riwayat 1 jam sampai 30 hari, notifikasi ke Telegram, Slack, Discord, email.
Dari repo ke URL dalam tiga langkah.
Tidak ada file konfigurasi khusus aoox di repo — semuanya diatur dari dashboard.
- 01
Buat project & hubungkan repo
Satu project bisa berisi beberapa aplikasi dan database. Tempelkan URL Git dan branch yang mau di-deploy.
Git repositoryhttps://github.com/acme/shopBranchmainPort container3000 - 02
Pilih cara build
Dockerfile yang sudah ada, deteksi otomatis Nixpacks, atau situs statis via nginx. Tambahkan env dan port container.
Cara buildDockerfile./DockerfileNixpacksdeteksi otomatisNODE_ENV=production+2 env - 03
Deploy & pantau
Build berjalan di daemon Docker, image di-push ke registry lokal, container baru naik setelah health check lolos — atau sebagai service Swarm dengan rolling update.
✓buildok✓pushok✓healthhealthy✓swapblue → greenRunningshop.example.com
Bawa repo apa adanya.
Enam cara menjalankan aplikasi — dari repo apa adanya atau langsung dari image. Pilih per aplikasi, bisa berbeda-beda dalam satu project.
Dockerfile
FROM node:22-alpineWORKDIR /appCOPY . .RUN npm ci && npm run buildCMD ["node", "server.js"]Kontrol penuh. Tunjuk path Dockerfile di repo, sisanya urusan Docker.
Produksi, image ramping
Nixpacks
Stack dideteksi otomatis dari isi repo, Dockerfile dibuat untukmu.
Prototipe, repo tanpa Dockerfile
Situs statis
Tahap build Node opsional, lalu nginx melayani folder output. Mode SPA untuk client-side routing.
Vite, Astro, dokumentasi
Image siap pakai
Tanpa build: tarik image dari Docker Hub, GHCR, atau registry sendiri. Update otomatis saat digest tag berubah.
n8n, Uptime Kuma, image internal
Docker Compose
services: web: { build: . } worker: { build: . } redis: { image: redis:7 }Deploy stack multi-service dari file compose yang sudah ada.
web + worker + queue
Template
- wordpress
- ghost
- n8n
- uptime-kuma
- minio
- gitea
Aplikasi siap pakai, dijalankan sebagai stack compose dalam beberapa klik.
WordPress, Ghost, n8n, …
Build args untuk Dockerfile & Nixpacks; env diterapkan saat runtime, jadi rahasia tidak pernah ikut tersimpan di image.
Satu instance, banyak project.
Peran instance mengatur siapa boleh menyentuh infrastruktur; keanggotaan per project mengatur siapa melihat dan mengubah apa.
| Boleh apa | ownerPemilik instance | adminKelola infrastruktur | memberKerja di project |
|---|---|---|---|
| Project yang dibuat atau ditugaskan | ✓ | ✓ | ✓ |
| Melihat semua project | ✓ | ✓ | – |
| Deploy, rollback, backup, jobs | ✓ | ✓ | ✓ |
| 2FA, ganti password, API token | ✓ | ✓ | ✓ |
| Undang anggota instance | ✓ | ✓ | – |
| Registry, server remote, Swarm, notifikasi | ✓ | ✓ | – |
| Web terminal & bind mount | ✓ | ✓ | – |
| Audit log | ✓ | ✓ | – |
| Ubah peran, hapus & reset password pengguna | ✓ | – | – |
| Provision registry & proxy, backup instance | ✓ | – | – |
- adminKelola anggota project dan hapus project, selain semua yang bisa developer.
- developerBuat & deploy aplikasi, database, stack, domain, backup.
- viewerBaca saja — lihat status, log, dan metrik tanpa bisa mengubah.
Anggota hanya melihat project yang ia buat atau yang ia ditambahkan ke dalamnya; owner dan admin instance melihat semuanya.
- 1Undangemail + peran
- 2Salin tautantampil sekali, 7 hari
- 3Bergabungnama + password
Tanpa server email — tautan undangan dibuat sekali, kamu kirim sendiri lewat chat.
Jalan di server kamu sendiri.
Tiga container dari satu file compose. Tidak ada akun cloud, tidak ada telemetri — data dan image tetap di server-mu.
- ✓Docker 24+ & Compose v2satu-satunya dependensi
- ✓VPS Linux1 vCPU / 1 GB cukup untuk mulai
- ✓Port 3000 & 3001dashboard & API; 80/443 bila pakai domain
$ git clone https://github.com/hideandseeklab/aoox-api.git$ cd aoox-api && cp .env.dist.example .env.dist# isi POSTGRES_PASSWORD, JWT_SECRET, ENCRYPTION_KEY, DOCKER_GID$ docker compose -f docker-compose.dist.yml --env-file .env.dist up -d→ buka http://<server>:3000/setupPertanyaan umum.
Jawaban singkat. Detailnya ada di dokumentasi.
+Apa bedanya dengan Coolify atau PaaS self-hosted lain?
+Apakah perlu Kubernetes?
+Repo tanpa Dockerfile bisa di-deploy?
+Bagaimana dengan data aplikasi dan database?
+Deploy otomatis saat push?
+Ada downtime saat deploy?
+Bisa dipakai di Windows?
+Apakah datanya keluar dari server saya?
Server sudah ada. Tinggal deploy.
Clone, isi env, docker compose up — lalu buka /setup dan deploy aplikasi pertamamu.
git clone https://github.com/hideandseeklab/aoox-api.git && cd aoox-api && cp .env.dist.example .env.dist- ✓Satu file compose
- ✓Tanpa telemetri
- ✓Open source