$ aoox

DocsMulai

Dokumentasi aoox

Panduan lengkap memasang dan memakai aoox: dari instalasi di server sendiri sampai deploy, database, backup, dan notifikasi.

Apa itu aoox?

aoox adalah self-hosted PaaS di atas Docker. Kamu menjalankannya di server sendiri, lalu dari dashboard web kamu bisa men-deploy aplikasi dari repo Git, membuat database, mengatur domain, melihat log, menjadwalkan backup, dan menerima notifikasi — tanpa menyentuh docker secara manual.

Arsitektur

browser→ WEB_ORIGIN (:3000) · PUBLIC_API_URL (:3001)
webNext.js · dashboard
apiNestJS · Docker Engine API
postgresdata aoox
Docker Engine di host →aoox-app-*aoox-db-*aoox-registryaoox-proxyaoox-compose

Tiga container inti berjalan dari satu file compose. Semua yang kamu buat dari dashboard — aplikasi, database, registry, proxy, stack compose — adalah container Docker biasa di host yang sama, di network aoox. Untuk menambah mesin ada dua jalan: server remote lewat SSH, atau Docker Swarm untuk menyebar replika satu aplikasi.

Konsep dasar

IstilahArti
ProjectWadah untuk aplikasi, stack compose, dan database yang saling terkait. Punya environment bersama.
AplikasiSatu repo Git yang di-build, atau image siap pakai, dijalankan sebagai container (atau service Swarm).
DeploymentSatu kali proses build → push → start untuk sebuah aplikasi. Punya log dan status sendiri; bisa di-rollback.
Stack composeFile docker-compose dari repo (atau template) yang dijalankan sebagai sekumpulan container.
Managed databaseContainer PostgreSQL/MySQL/MariaDB/Redis yang dibuat dan di-backup oleh aoox.
ServerHost lain yang dihubungkan lewat SSH sebagai target deploy tambahan, dengan proxy dan backup volume sendiri.
Node (Swarm)Mesin dalam satu cluster Docker Swarm; aplikasi mode service disebar ke node-node ini.

Alur cepat

  1. Instal & buat akun owner

    Instalasi → buka /setup.

  2. Provision registry lokal (dan proxy bila pakai domain)

    Menu Registry dan Settings → Reverse proxy. Registry wajib sebelum deploy pertama — Registry.

  3. Buat project, lalu aplikasi dari repo Git

    Projects → Project baru → Aplikasi baru, klik Deploy — Membuat aplikasi.

  4. Tambahkan yang dibutuhkan

    Domain, database, backup, webhook, notifikasi — semuanya per aplikasi/project dari dashboard.

Peta dokumentasi

Lingkungan yang cocok
aoox dirancang untuk server yang kamu percaya (VPS pribadi, tim kecil). Peran instance membatasi akses ke infrastruktur (terminal, server, registry, proxy), sementara keanggotaan per project menentukan siapa melihat dan mengubah project mana.

Ada yang keliru? Edit halaman ini di GitLab ↗